Sektor perjalanan sedang mengalami perubahan yang cepat, dengan imbalan kartu kredit kini bersaing langsung dengan program loyalitas maskapai penerbangan dan hotel tradisional. Pergeseran ini menandakan tren konsumen yang lebih memprioritaskan fleksibilitas dan nilai dibandingkan keuntungan khusus merek. Meningkatnya imbalan kartu kredit menunjukkan bahwa wisatawan kurang tertarik untuk terjebak dalam ekosistem yang dikendalikan oleh satu perusahaan. Sebaliknya, mereka mencari program yang memungkinkan opsi pembelanjaan dan penukaran yang lebih luas.

Masa Depan Pemasaran Perjalanan Berbasis Data

Seiring dengan semakin ketatnya peraturan privasi digital, pemasar perjalanan semakin fokus pada penyelesaian identitas untuk mempersonalisasi pengalaman dan mendorong pemesanan langsung. Menurut Ronen Kadosh dari Wunderkind, strategi data yang lebih cerdas tidak lagi bersifat opsional; hal ini penting untuk membangun loyalitas yang bertahan lama. Merek harus menemukan cara untuk mengidentifikasi dan melibatkan pelanggan di berbagai titik kontak tanpa hanya bergantung pada cookie pihak ketiga, yang kini semakin dibatasi.

Pengambilalihan Kayak yang Hampir Swasta

CEO Kayak Steve Hafner dilaporkan berusaha menjadikan perusahaan itu swasta, mencari kebebasan dari pengawasan Booking Holdings. Kayak yang mandiri dapat berkembang dengan investasi khusus, tidak terbebani oleh prioritas perusahaan induk yang lebih besar. Langkah ini menyoroti ketegangan antara inovasi dan ekspektasi pemegang saham dalam industri ini.

Tren Maskapai Penerbangan: Pertumbuhan Premium, Ketidakpastian Biaya Rendah

Melihat ke depan pada tahun 2026, para analis memperkirakan pertumbuhan yang berkelanjutan dalam perjalanan premium sementara maskapai penerbangan berbiaya sangat rendah mungkin mengalami kesulitan. Perbedaan ini mencerminkan meningkatnya preferensi di kalangan wisatawan terhadap kenyamanan dan keandalan dibandingkan harga terendah. Lonjakan premi menunjukkan bahwa maskapai penerbangan akan terus melayani pelanggan kelas atas, sementara maskapai berbiaya rendah menghadapi persaingan yang semakin ketat dan tekanan margin.

Perluasan Program Loyalitas Strategis Marriott

Marriott memperluas strategi loyalitasnya lebih dari sekadar menginap di hotel tradisional, dan kini bermitra dengan ICC Cricket World Cup. Langkah ini mengakui bahwa loyalitas tidak lagi terbatas pada satu transaksi saja namun harus diintegrasikan ke dalam pengalaman gaya hidup yang lebih luas. Kriket, terutama di pasar-pasar utama seperti India, Australia, dan Inggris, memberikan peluang untuk melibatkan penggemar yang merencanakan perjalanan ke turnamen besar.

Industri perjalanan berkembang lebih dari sekedar transaksi sederhana untuk fokus pada keterlibatan pelanggan secara holistik, personalisasi berbasis data, dan kemitraan strategis. Pergeseran ini didorong oleh permintaan konsumen akan fleksibilitas, nilai, dan pengalaman yang bermakna.