EgyptAir telah memulai pengiriman bertahap armada Airbus A350-900 barunya, menandai peningkatan signifikan terhadap kemampuan penerbangan jarak jauhnya. Maskapai ini mendapatkan pesanan pasti untuk 16 pesawat canggih ini, dengan unit pertama – terdaftar SU-GGE – baru-baru ini tiba dari fasilitas produksi Airbus di Toulouse, Prancis, ke Bandara Internasional Kairo.
Modernisasi Operasi Jarak Jauh
Pengenalan A350-900 merupakan bagian dari upaya berkelanjutan EgyptAir untuk memodernisasi armadanya. Pesawat ini menawarkan pengurangan konsumsi bahan bakar sebesar 25% dibandingkan pesawat generasi lama, sehingga berkontribusi terhadap efisiensi dan keberlanjutan yang lebih besar. Jadwal pengiriman awal akan mencakup tujuh unit A350 yang diintegrasikan ke dalam armada pada tahun 2026, diikuti oleh tiga unit lagi pada tahun 2030, dan enam unit terakhir pada tahun 2033.
Konfigurasi Kabin dan Pengalaman Penumpang
A350 akan menampilkan tata letak kabin dua kelas dengan total 340 kursi: 30 di kelas bisnis dan 310 di kelas ekonomi. EgyptAir telah mengonfirmasi bahwa kelas bisnis baru akan menyediakan akses lorong langsung bagi setiap penumpang. Detail mengenai desain kabin penuh masih belum diketahui, namun penggunaan tempat duduk herringbone terbalik pada armada Boeing 787 sebelumnya menunjukkan bahwa konfigurasi serupa mungkin akan diadopsi.
Perluasan Armada Strategis
CEO EgyptAir, Ahmed Adel, menekankan komitmen maskapai terhadap modernisasi armada dan peningkatan pengalaman perjalanan. Pesanan ini sejalan dengan rencana maskapai penerbangan yang lebih luas untuk memperluas jaringan jarak jauhnya dan memenuhi permintaan penumpang yang meningkat selama lima tahun ke depan. Pesawat A350 akan memungkinkan EgyptAir menawarkan peningkatan kenyamanan dan efisiensi pada rute internasional utama.
Strategi Armada Campuran
Meskipun beberapa maskapai penerbangan memprioritaskan kesamaan armada untuk efisiensi operasional, EgyptAir mempertahankan portofolio pesawat yang beragam. Saat ini, maskapai ini mengoperasikan armada sekitar 65 pesawat, dengan 34 pesawat tambahan dalam pesanan. Armadanya saat ini meliputi Airbus A320neos, A321neos, Boeing 737-800, dan 737 MAX 8 untuk rute jarak pendek, serta Airbus A330, Boeing 777, dan Boeing 787 untuk operasi jarak jauh. Penambahan A350 semakin mendiversifikasi kemampuan pesawat berbadan lebarnya.
Dinamika Armada Masa Depan
Pengiriman A350 kemungkinan besar akan menyebabkan pensiunnya beberapa pesawat berbadan lebar lama milik EgyptAir. A350 menawarkan kapasitas yang sebanding dengan Boeing 777, yang rata-rata beroperasi selama 15 tahun dalam armada EgyptAir. Airbus A330, dengan usia rata-rata 18 tahun, juga mungkin akan dihapuskan seiring dengan mulai beroperasinya A350 baru, sehingga memberikan peningkatan kapasitas yang besar.
Kesimpulannya, investasi EgyptAir pada Airbus A350-900 merupakan langkah strategis untuk meningkatkan layanan jarak jauh dan meningkatkan efisiensi operasional. Jadwal pengiriman bertahap memastikan transisi terukur, memungkinkan maskapai ini untuk mengintegrasikan pesawat modern ini ke dalam armada yang ada sambil melanjutkan upaya modernisasi yang lebih luas.
























