Minggu ini terjadi perubahan besar dalam industri perjalanan: dari perebutan kekuasaan dalam perusahaan penyewaan liburan besar, hingga maskapai penerbangan yang merombak infrastruktur teknologinya, dan inovasi bandara di Amerika Latin. Ketegangan perburuhan juga berkobar karena kebijakan imigrasi berdampak pada staf hotel. Berikut rincian perkembangan utamanya.

Kerusuhan Penerima Waralaba Casago: Faktor AI?

Casago, sebuah perusahaan persewaan liburan terkemuka, menghadapi gejolak internal ketika pewaralaba mendiskusikan kemungkinan keluarnya perusahaan tersebut. Meskipun penyebab langsungnya masih belum diungkapkan, sumber-sumber industri menyatakan bahwa dorongan agresif perusahaan untuk melakukan perubahan operasional berbasis AI mungkin menjadi faktor penyebabnya. Hal ini menggarisbawahi meningkatnya ketegangan antara model waralaba dan mandat teknologi terpusat.

Mengapa hal ini penting: Sektor perjalanan sangat bergantung pada operasional lokal. Menerapkan solusi AI tanpa dukungan pewaralaba yang memadai dapat mengganggu kualitas layanan dan menyebabkan ketidakstabilan.

Maskapai Penerbangan Memprioritaskan Sistem Inti Dibanding AI Bolt-On

Merek perjalanan terpaku pada AI, namun inovasi sejati memerlukan pembangunan kembali secara mendasar, bukan integrasi yang dangkal. Maskapai penerbangan yang mengadopsi pendekatan “mengutamakan AI”—dimulai dengan platform yang dimodernisasi—dapat beroperasi lebih efisien, mempersonalisasi pengalaman pelanggan dalam skala besar, dan meningkatkan keandalan. Menambahkan AI ke sistem yang sudah ketinggalan zaman merupakan perbaikan jangka pendek dengan dampak jangka panjang yang terbatas.

Konteks: Sistem TI maskapai penerbangan lama terkenal kaku. Perombakan menyeluruh memang mahal, tetapi penting untuk bersaing di masa depan teknologi perjalanan.

Ekspansi Ixigo di Eropa: Kereta Api sebagai Kuncinya

Raksasa perjalanan India, Ixigo, telah mengakuisisi aset internasional besar pertamanya: bisnis yang berfokus pada kereta api di Eropa. Tidak seperti banyak wilayah lainnya, Eropa memiliki jaringan kereta api yang kuat, menjadikannya pasar yang ideal bagi Ixigo, yang awalnya tumbuh dengan mendominasi segmen pemesanan kereta dan bus di India.

Signifikansi: Langkah ini menunjukkan kesediaan Ixigo untuk memanfaatkan kekuatan intinya (perjalanan bervolume tinggi dan margin rendah) di pasar internasional. Hal ini juga menyoroti pentingnya perjalanan kereta api di wilayah tertentu.

Kekurangan Tenaga Kerja Hotel di AS Terkait dengan Kebijakan Imigrasi

Serikat pekerja hotel terbesar di AS menuduh bahwa penegakan imigrasi yang lebih ketat memperburuk kekurangan tenaga kerja, dan berdampak langsung pada operasional hotel. Tindakan keras terhadap pekerja tidak berdokumen dilaporkan menyebabkan gangguan dalam kepegawaian, yang berdampak pada tingkat layanan dan logistik perjalanan.

Gambaran yang lebih besar: Industri perhotelan sangat bergantung pada tenaga kerja imigran. Perubahan kebijakan yang membatasi tenaga kerja ini mempunyai konsekuensi ekonomi langsung.

Inovasi Bandara Amerika Latin: Terminal Baru BTG Pactual

TerminalBTG