Industri perjalanan sedang mengalami perubahan mendasar, melampaui integrasi AI yang dangkal menuju perombakan sistem mendasar secara menyeluruh. Transformasi ini dipicu oleh tekanan dari aktivis investor, ancaman persaingan, dan kesadaran bahwa kekuatan AI yang sebenarnya terletak pada restrukturisasi data yang mendasar, bukan sekadar tambahan yang mencolok.

Tripadvisor Dikecam, Sistem Lama Terungkap

Tripadvisor menghadapi tawaran pengambilalihan dari aktivis investor Starboard, yang menyoroti kerentanan perusahaan yang tetap berpegang pada model lama. Langkah ini menandakan tren yang lebih luas: investor menuntut efisiensi operasional dan kesiapan masa depan, yang tidak bisa dilakukan oleh AI saja. Perjuangan Tripadvisor menunjukkan betapa buruknya struktur data dan sistem lama yang bahkan melumpuhkan perusahaan-perusahaan yang sudah mapan sekalipun dalam menghadapi perubahan teknologi yang cepat.

Perlombaan Senjata AI: Maskapai Penerbangan Memimpin Serangan

Maskapai penerbangan benar-benar memimpin dalam mengintegrasikan AI, tidak hanya dengan menggunakan chatbot tetapi dengan membangun kembali platform inti. Ini berarti beroperasi secara proaktif dan bukan secara reaktif, melakukan personalisasi dalam skala besar, dan menciptakan pengalaman pelanggan tanpa hambatan. Intinya adalah AI berkembang dengan data yang bersih dan terintegrasi ; Maskapai penerbangan yang memprioritaskan hal ini akan mengungguli maskapai yang mengandalkan solusi tambal sulam.

Serangan Hotel Airbnb: Melampaui Rumah

Airbnb secara agresif melakukan ekspansi ke pasar hotel dan secara langsung menantang Booking.com. Pertanyaan jangka panjangnya bukanlah apakah Airbnb akan bersaing secara langsung, namun bagaimana Airbnb akan membedakan dirinya. Jawabannya terletak pada keunggulan data: personalisasi yang unggul, harga dinamis, dan manajemen inventaris yang dimungkinkan oleh wawasan berbasis AI.

File Epstein dan Koneksi Industri Perjalanan

Rilis file Epstein mengungkapkan hubungan yang meresahkan antara terpidana pelaku kejahatan seks dan eksekutif perjalanan terkemuka. Hal ini mengungkap sisi gelap industri ini dan menimbulkan pertanyaan tentang uji tuntas dan pengawasan etika. Implikasinya sangat signifikan: risiko reputasi, pengawasan hukum, dan terkikisnya kepercayaan.

Perombakan Data IHG: Bertahan dari Pergeseran AI

IHG (InterContinental Hotels Group) tidak mengejar chatbot; mereka sedang merestrukturisasi seluruh infrastruktur data hotelnya. Perusahaan memahami bahwa AI menuntut data yang dapat dicari dan terintegrasi untuk memberikan jawaban langsung dibandingkan mengandalkan tautan tanpa akhir dan penelusuran manual. Ini adalah pengakuan penting: masa depan teknologi perjalanan bukan tentang menemukan informasi, melainkan tentang memiliki informasi yang tepat tersedia secara instan.

Industri perjalanan berada pada titik puncaknya. Perusahaan yang memprioritaskan hal-hal mendasar