Scandinavian Airlines (SAS) kini menawarkan Wi-Fi Starlink gratis kepada penumpang, dimulai dengan pesawat Airbus A320neo. Langkah maskapai ini dilakukan setelah mengumumkan rencananya pada awal tahun 2025, dan menandai langkah signifikan menuju penyediaan konektivitas berkecepatan tinggi bagi para pelancong.
Konektivitas Berkecepatan Tinggi untuk Penumpang
SAS bermitra dengan SpaceX untuk melengkapi armadanya dengan Starlink, yang terkenal dengan layanan internetnya yang cepat dan andal. Wi-Fi akan tersedia dari gerbang ke gerbang, memungkinkan penumpang untuk melakukan streaming, bekerja, bermain game, dan tetap terhubung sepanjang penerbangan mereka. Layanan ini gratis untuk semua anggota program loyalitas EuroBonus – yang juga gratis untuk bergabung – memungkinkan konektivitas multi-perangkat.
Hal ini menunjukkan perubahan besar dalam pengalaman penerbangan. Selama bertahun-tahun, Wi-Fi maskapai penerbangan sering kali lambat, mahal, atau tidak dapat diandalkan. Broadband latensi rendah Starlink bertujuan untuk memecahkan masalah ini, menawarkan kinerja yang sebanding dengan internet berbasis darat.
Adopsi Starlink secara Cepat oleh Maskapai Penerbangan
SAS hanyalah salah satu dari semakin banyak maskapai penerbangan yang mengadopsi Starlink. Maskapai lain yang sudah berkomitmen pada layanan ini termasuk airBaltic, Air France, British Airways, Emirates, Lufthansa, dan United Airlines. Meningkatnya minat ini menunjukkan meningkatnya permintaan akan konektivitas dalam penerbangan berkualitas tinggi.
Tren ini didorong oleh beberapa faktor:
* Penumpang kini mengharapkan akses internet tanpa batas sebagai fasilitas standar.
* Kemampuan untuk bekerja atau menghibur diri sendiri selama perjalanan meningkatkan produktivitas dan kepuasan.
* Proses instalasi Starlink yang relatif cepat menjadikannya pilihan yang menarik bagi maskapai penerbangan.
Peluncuran Bertahap dan Ekspansi di Masa Depan
Peluncuran SAS dimulai dengan armada A320neo, yang berjumlah sekitar dua pertiga dari total pesawatnya. Maskapai ini memperkirakan “bagian besar” dari pesawat-pesawat ini akan terhubung sebelum musim panas. Pemasangan pada pesawat berbadan lebar akan dilakukan akhir tahun ini, tergantung pada persetujuan peraturan.
Meskipun jadwal pastinya masih belum jelas, SAS menargetkan Starlink tersedia di sebagian besar armadanya pada tahun 2027. Penumpang yang terbang dengan A320neo dalam beberapa bulan mendatang dapat berharap untuk menemukan Starlink Wi-Fi tersedia di penerbangan mereka.
“Konektivitas telah menjadi bagian alami dari kehidupan sehari-hari, termasuk saat bepergian,” kata Paul Verhagen, Chief Commercial Officer SAS. “Dengan peluncuran ini, kami mengambil langkah besar dalam menawarkan pelanggan kami waktu yang lebih fleksibel, produktif, dan menyenangkan.”
Kesimpulan
Penerapan Starlink Wi-Fi di SAS menandai titik balik konektivitas dalam penerbangan. Dengan menggratiskan internet berkecepatan tinggi bagi anggota EuroBonus, maskapai ini menetapkan standar baru untuk pengalaman penumpang. Peluncuran yang progresif, dimulai dengan armada A320neo, menandakan pergeseran yang lebih luas dalam industri menuju akses internet dalam penerbangan yang lebih andal dan mudah diakses.
























