Lanskap keamanan bandara AS sedang mengalami perubahan teknologi yang signifikan. Meskipun ada tantangan logistik baru-baru ini yang disebabkan oleh penutupan pemerintahan dan kemacetan pos pemeriksaan, Administrasi Keamanan Transportasi (TSA) telah berhasil menyelesaikan peluncuran besar-besaran program TSA PreCheck Touchless ID.
Layanan ini kini beroperasi di lebih dari 60 bandara di seluruh negeri, menandai perluasan substansial dari ketersediaan awalnya yang terbatas.
Apa itu ID Tanpa Sentuhan TSA PreCheck?
Program Touchless ID memperkenalkan jalur keamanan “hands-free” yang dirancang untuk mempercepat proses penyaringan. Alih-alih metode tradisional yang secara manual menunjukkan boarding pass fisik dan tanda pengenal pemerintah kepada petugas, sistem ini menggunakan pengenalan wajah biometrik untuk memverifikasi identitas.
Fitur utama layanan ini meliputi:
– Verifikasi Mulus: Penumpang diidentifikasi melalui foto singkat, sehingga tidak perlu repot lagi mencari dokumen.
– Hemat Biaya: Layanan ini tersedia tanpa biaya tambahan untuk anggota TSA PreCheck atau pemegang Global Entry.
– Efisiensi: Pengalaman ini meniru aliran layanan premium yang dipercepat seperti CLEAR, namun memanfaatkan kredensial PreCheck yang ada.
Catatan: Ini adalah layanan keikutsertaan. Wisatawan harus mendaftar melalui profil maskapai penerbangan masing-masing untuk menggunakan jalur ini.
Peluncuran Cepat Secara Nasional
Perluasan ini merupakan pencapaian logistik yang signifikan bagi TSA. Awal tahun ini, proyeksi menunjukkan bahwa badan tersebut akan menambahkan sekitar 50 bandara ke dalam program pada musim semi. Meskipun terdapat gesekan yang disebabkan oleh penutupan sebagian pemerintahan, TSA berhasil mencapai targetnya.
Program ini tidak hanya mencakup hub internasional terbesar. Bandara ini kini terintegrasi ke dalam beragam jaringan bandara, mulai dari titik transit tersibuk di dunia hingga hub regional skala menengah seperti Jacksonville, Boise, dan Albuquerque.
Maskapai Penerbangan dan Ketersediaan yang Berpartisipasi
Program ini saat ini mendukung wisatawan yang terbang dengan enam maskapai besar:
– Maskapai Penerbangan Amerika
– Jalur Udara Delta
– Maskapai Penerbangan Amerika
– Maskapai Penerbangan Barat Daya
– Maskapai Penerbangan Alaska
– Maskapai Penerbangan Hawaii
Saran Perjalanan Penting: Jangan Hanya Mengandalkan Teknologi
Meskipun peluncurannya mengesankan, wisatawan harus tetap berhati-hati untuk menghindari penundaan. TSA menekankan dua poin penting:
- Batasan Terminal: Hanya karena bandara mendukung Touchless ID tidak berarti setiap terminal di bandara tersebut memiliki peralatan yang terpasang.
- Dokumentasi Cadangan: Teknologi bisa gagal. Wisatawan harus selalu membawa kartu identitas asli yang valid atau tanda pengenal lain yang disetujui. Jika sistem biometrik sedang offline atau tidak tersedia di gerbang spesifik Anda, ID fisik Anda tetap menjadi satu-satunya jalan keamanan Anda.
Intinya: Perluasan Touchless ID menawarkan “peretasan kecepatan” yang signifikan bagi frequent flyer untuk melewati jalur tradisional, asalkan mereka memilih ikut serta dan membawa identifikasi fisik sebagai cadangan.
























